MY TRAVEL WRITER

Being A Traveller, Being A Writer

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Berdo'a Untuk Kesembuhan Pak Yoyok Mulyana

E-mail Print PDF

Suatu hari di tahun berapa, entahlah, begitu cepat waktu berlalu. Mungkin 2006. Saya berjalan ke halaman belakang dimana Rumah Dunia berada. Saya berhenti dan terdiam. Saya memerhatikan, ada seorang bapak duduk dengan wajah berseri-seri, terpancar rona kebahagiaan. Bapak itu sedang "asyik-masyuk" dengan pemandangan di depannya; anak-anak bermain, membaca, dan menggambar. saya membiarkan moment indah itu berlangsung beberapa menit....


Kemudian setelah saya rasa cukup, saya menghampiri bapak itu. Saya saya, "Asalamualaikum..."

Bapak itu tersenyum, membalas salam saya. "Ini mimpi saya," katanya bergetar. Saya katakan, "Ayo, Pak, kita bersama-sama bermimpi di Rumah Dunia." Lalu saya mengenalkan diri, "Saya 'Gol A Gong', Pak."

"Saya sudah tahu," katanya.
"Punten, Bapak siapa, ya?"
"Saya 'Yoyok'..."
"Yoyok?" saya teringat nama seorang rektor. "Yoyok Mulyana?"
"Ya, orang-orang memanggil saya begitu..."
"Profesor Doktor Yoyok Mulyana, rektor Untirta itu?" tanya saya sangat terkejut, tapi juga antusias. Bagaimana tidak? Seorang profesor doktor mendatangi Rumah Dunia tanpa diundang!

Pak Yoyo menceritakan, sudah dari dulu ingin ke Rumah Dunia. "Baru sekarang ada waktu. Saya minta maaf," katanya.

Waduh, seorang profesor minta maaf kepada saya yang bodoh dan hanya lulusan SMA! Saya makin berdebar-debar, malu atas kerendahanhatinya. Ya, Allah, mimpi apa saya semalam!

Lalu Pak Yoyo bertanya kepada saya, "Apa yang bisa saya bantu?"

Saya terhenyak. Biasanya, setiap ada orang yang datang ke Rumah Dunia selalu meminta bantuan saya dan tentu dengan senang hati saya akan membantu jika mampu. Tapi, seorang profesor menawarkan dirinya untuk membantu Rumah Dunia? Ini bukan sekadar durian runtuh lagi! Ini berkah dari langit.

Lalu seperti kita ketahui, Pak Yoyo jadi penasehat kami, penasehat Rumah Dunia. Di setiap kegiatan Rumah Dunia, Pak Yoyo selalu hadir dan berada di barisan depan. Tak kenal lelah. "Saya ingin berbagi apa yang saya punya," katanya.

Itulah peristiwa yang tidak akan pernah bisa saya lupakan. Apalagi setelah saya kehilangan Bapak (2007). Setiap saya mendapatkan tekanan terkait Rumah Dunia, saya curhat kepada Pak Yoyo.

Waktu pun bergulir, berdetak seiring nafas kehidupan...

Kemudian pada Selasa 7 Agustus 2012, saya, Firman Venayaksa, Ariful Amir, Wien Muldian, dan DC Aryadi menuju Bandung untuk menguikuti "Rembug Komunitas Baca" di Hotel Garden Permata. Kami menyempatkan dulu menengok Pak Yoyo, Penasehat Rumah Dunia di Perumahan Suaka, Leuwi Gajah, Cimahi, Bandung. Kami mendengar Pak Yoyok sakit sejak Juli 2012, tapi baru sempat menengoknya sekarang.

Kami diterima istri Pak Yoyok. "Bapak baru saja diakupuntur," kata istrinya. Kemudian saya dan Firman dipersilahkan masuk ke kamar. Betapa terkejut saya. Terakhir saya melihat Pak Yoyo Maret 2012, sebelum traveling bersama Tias Tatanka ke 7 negara Asia. Saat itu Pak Yoyo segar dan sehat.

Sekarang, penyakit itu sudah menggerogotinya sejak Maret. "Paru-paru," kata istrinya. Saya dan Firman tak bisa berkata-kata selain bderdoa untuk kesembuhan Pak Yoyo. Bagi kami, Pak Yoyo adalah seorang cendekiawan yang rendah hati, membumi, dan merangkul orang-orang bodoh seperti kami di Rumah Dunia. Gap knowledge di antara kami dileburnya menjadi kebersamaan. Lalu Firman meminta ijin memotret Pak Yoyo. "Teman-teman ingin tahu khabar Bapak...," kata Firman.

Mari berdoa untuk kesembuhan Pak Yoyo...(*)

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
 

Translate

Article Listing

Hits

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday699
mod_vvisit_counterYesterday832
mod_vvisit_counterThis week4941
mod_vvisit_counterLast week5476
mod_vvisit_counterThis month18146
mod_vvisit_counterLast month34952
mod_vvisit_counterAll days432303

We have: 7 guests online
Your IP: 54.242.188.217
 , 
Today: May 24, 2013

Advertisement